Sanggau, NARAKALBAR – Pemerintah Kabupaten Sanggau menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dan memberikan pembekalan kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2024 di Aula Bumi Daranante, Kantor Bupati Sanggau, Kamis (22/5).

Sebanyak 285 CPNS secara resmi menerima SK pengangkatan dari total 327 formasi yang dibuka. Namun, 42 formasi dinyatakan belum terisi karena tidak ada pelamar yang memenuhi nilai ambang batas (passing grade). Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sanggau, Herkulanus HP.

“Dari 3.065 pelamar, yang terdiri dari 2.892 pelamar formasi teknis dan 173 tenaga kesehatan, masih ada formasi kosong karena tidak ada peserta yang memenuhi passing grade,” ungkap Herkulanus.

Ia menambahkan, seluruh proses seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas. Pada formasi khusus penyandang disabilitas, hanya dua dari tujuh yang berhasil memenuhi syarat dan dinyatakan lulus.

Herkulanus mengingatkan para CPNS untuk segera melengkapi dokumen administrasi paling lambat 26 Mei, serta bersiap menjalankan tugas di unit kerja masing-masing.

Pendidikan dan pelatihan dasar (latsar) dijadwalkan berlangsung antara Juli hingga September 2025 sebagai syarat pengangkatan penuh menjadi PNS. Ia menegaskan bahwa masa CPNS merupakan masa percobaan selama satu tahun, di mana kinerja dan disiplin akan menjadi penilaian utama.

“Jika ada pelanggaran, pengangkatan sebagai PNS dapat dibatalkan,” tegas Herkulanus.

Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan harapannya agar para CPNS dapat mendukung peningkatan kinerja pemerintah daerah, khususnya dalam pelayanan publik dan pelaksanaan kebijakan. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi kode etik dan nilai dasar ASN.

“Sebagai ASN, ada tujuh nilai dasar yang harus dipegang, yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif,” ujar Susana.

Ia juga menyoroti pentingnya kemampuan adaptasi, terutama bagi CPNS dari generasi milenial dan dari luar daerah. Lingkungan kerja serta tantangan geografis di Sanggau dinilai memerlukan kesiapan dan dedikasi tinggi.

“Tidak semua orang mendapat kesempatan menjadi abdi negara. Saya percaya Bapak dan Ibu adalah orang-orang pilihan yang harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan rasa syukur,” tutupnya.

Penulis: M. Aditya Ramadhan

Editor: Adhim Wihatmoko

Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *